Selasa, 02 November 2010

101 : PRAKTEK ASURANSI ( 20 MARET 2006 )

SENIN : 20 MARET 2006
Jam : 09.00 - 12.00


Ujian ini terdiri dari dua bagian (Bagian I dan Bagian II), Jawab seluruhnya 8 (delapan) pertanyaan pada Bagian I (bobot 25%) ,Jawab 4 (empat) pertanyaan pada Bagian II (bobot 75%) ,Waktu yang tersedia 3 (tiga) jam

BAGIAN I

Jawab seluruhnya DELAPAN pertanyaan pada bagian ini. Seluruh pertanyaan memiliki bobot yang sama (equal marks). Dianjurkan menggunakan waktu max. 45 menit untuk mengerjakan Bagian I.

1. Uraikan pengertian asuransi sebagai suatu mekanisme pengalihan risiko.
2. Uraikan perbedaan antara physical hazard dan moral hazard.
3. Sebutkan 4 (empat) peran utama seorang underwriter.
4. Uraikan perbedaan antara reasuransi facultative dan treaty.
5. Uraikan pengertian prinsip pemberian ganti rugi secara reinstatement.
6. Uraikan pengertian solvency margin.
7. Sebutkan 6 (enam) jenis jasa yang dapat diberikan suatu risk management consultant.
8. Sebutkan 7 (tujuh) informasi yang umumnya terdapat pada ikhtisar polis.

BAGIAN II

Jawab EMPAT dari ENAM pertanyaan pada bagian ini. Seluruh pertanyaan memiliki bobot yang sama (equal marks)

9. Dalam kaitan dengan self-insurance
     a. Jelaskan alasan seseorang melakukannya
     b. Sebutkan 6 (enam) keuntungannya
     c. Sebutkan 6 (enam) kerugiannya


10. Jelaskan 7 (tujuh) karakteristik dari risiko yang dapat diasuransikan
11. Dalam kaitan dengan syarat-syarat polis (conditions)
    a. Sebutkan 8 (delapan) hal pokok yang tercakup dalam kondisi umum (general conditions)
    b. Jelaskan 2 (dua) contoh implied conditions
    c. Jelaskan yang dimaksud dengan :
        i. Conditions precedent to the contract
       ii. Conditions subsequent to the contract
      iii. Conditions precedent to liability

12. Jelaskan 5 (lima) hal pokok yang umumnya diuraikan seorang risk surveyor dalam survey
report yang dibuatnya

13. Dalam kaitan dengan penentuan premi yang sesuai, jelaskan :
     a. 5 (lima) aspek yang harus dipenuhi agar kontribusi premi tersebut wajar dan mencerminkan tingkat risikonya
     b. 4 (empat) pertimbangan bisnis yang harus diperhatikan

14. Dalam kaitan dengan reasuransi treaty, jelaskan :
    a. 2 (dua) bentuk reasuransi proporsional beserta metode perhitungan preminya
    b. 2 (dua) bentuk reasuransi non-proporsional beserta metode perhitungan preminya


JAWABAN  101 – PRAKTEK ASURANSI MARET 2006

Ujian terdiri dari dua bagian (Bagian I dan Bagian II) Jawab seluruhnya 8 (delapan) pertanyaan pada Bagian I (bobot 25%) Jawab 4 (empat) pertanyaan pada Bagian II (bobot 75%) Waktu yang tersedia 3 (tiga) jam

BAGIAN I



Jawaban harus mencakup namun tidak terbatas pada butir-butir jawaban yang disarankan dibawah ini.
Bobot nilai Bagian I adalah = Total bobot bagian I dibagi 8 dikali 25 %
Buku referensi : Coursebook P01 : Insurance Practice – The Chartered Insurance Institute, 1999

1.Uraikan pengertian asuransi sebagai suatu mekanisme pengalihan risiko. (Ref : Chapter 1 – Relationship between Risk and Insurance)

Jawaban yang disarankan :
Asuransi adalah suatu mekanisme pengalihan risiko di mana suatu organisasi/perusahaan dapat menukarkan ketidakpastian (uncertainty) dengan kepastian (certainty).

Uncertainty
Apakah kerugian akan terjadi atau tidak, kapan akan terjadi, seberapa parah akibatnya, berapa kali akan terjadi dalam setahun, dsb.
Menyulitkan untuk membuat anggaran (budget)

Perusahaan/perorangan sepakat untuk membayar sejumlah premi yang telah ditetapkan (certainty) dan sebagai imbalannya perusahaan asuransi akan memberi ganti rugi atas kerugian yang terjadi (uncertainty) sepanjang memenuhi ketentuan polis.
(Bobot 100%)

2.Uraikan perbedaan antara physical hazard dan moral hazard. (Ref : Chapter 6 – Underwriting Insurance and Risk Sharing)

Jawaban yang disarankan :

Physical hazard
Adalah risiko yang berkaitan dengan karakter fisik suatu obyek asuransi
misalnya:
       * pada asuransi harta benda : konstruksi bangunan
       * pada asuransi tanggung gugat : adanya bahan berbahaya di lingkungan kerja

Moral hazard
Adalah risiko yang berkaitan dengan perilaku/sikap dari Tertanggung misalnya:
       * kurangnya kesadaran Tertanggung untuk menjaga keselamatan obyek asuransi
       * ketidakjujuran Tertanggung
(Bobot 100%)

3. Sebutkan 4 (empat) peran utama seorang underwriter. (Ref : Chapter 6 – Underwriting Insurance and Risk Sharing)

Jawaban yang disarankan :
a. menilai risiko yang dibawa seseorang ke dalam pool
b. memutuskan untuk menerima atau menolak suatu risiko atau seberapa banyak resiko
tersebut yang diterimanya
c. menentukan ketentuan, kondisi dan cakupan jaminan perlindungan yang ditawarkan
d. menetapkan premi yang sesuai
(Bobot 100%)

4. Uraikan perbedaan antara reasuransi facultative dan treaty. (Ref : Chapter 6 – Underwriting Insurance and Risk Sharing)

Jawaban yang disarankan :
Facultative
Setiap risiko ditawarkan kepada reasuradur oleh penanggung langsung, dan reasuradur dapat memutuskan untuk menerima atau menolaknya.beban administrasi dan biaya yang besar

Treaty
Perjanjian antara reasuradur dan penanggung langsung dimana semua risiko yang termasuk dalam parameter tertentu akan ditawarkan (ceded) kepada reasuradur. Reasuradur tidak dapat menolak risiko yang ditawarkan kepadanya dan penanggung langsung tidak dapat memilih-milih risiko mana saja yang akan ditawarkan dan manasaja yang akan ditahan sendiri ,reasuradur mendapatkan rentang yang luas atas tingkat risiko dan dapat mencapai keseimbangan yang wajar antara risiko-risiko yang baik dan yang buruk.Penanggung langsung mendapat fasilitas reasuransi otomatis dan tidak harus mengatur secara individual untuk setiap risiko
(Bobot 100%)

5. Uraikan pengertian prinsip pemberian ganti rugi secara reinstatement. (Ref : Chapter
7– General Features of Claims Procedures)

 
Jawaban yang disarankan :
    # Memberikan kepada Tertanggung suatu biaya pemulihan; new for old
    # Menghindari kesulitan dalam menghitung nilai kerugian dalam kontrak indemnitas
    # Tertanggung harus memperhitungkan biaya pemulihan kembali (reinstatement) pada saat dilakukannya reinstatement, dan dapat lebih tinggi dibanding biaya penggantian saat ini.
     # Faktor keterlambatan pemesanan barang juga perlu diperhitungkan
(Bobot 100%)

6. Uraikan pengertian solvency margin. (Ref : Chapter 8 – Supervision of Insurance)

Jawaban yang disarankan :

Adalah suatu angka dimana aset harus melebihi tanggung jawabnya (liabilities) setiap perusahaan asuransi harus menjaga suatu keseimbangan minimum antara aset dan jumlah yang diketahuinya yang harus atau akan dibayarnya dalam liabilities

Memperkecil risiko suatu perusahaan asuransi dari tidak mempunyai dana yang cukup untuk membayar klaim saat ini dan yang akan datang
(Bobot 100%)

7.Sebutkan 6 (enam) jenis jasa yang dapat diberikan suatu risk management consultant. (Ref : Chapter 3 –Insurance Coverage)

Jawaban yang disarankan :
Mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko suatu organisasi dan mengusulkan metode pengendalian risikonya termasuk :

       * broad risk management strategic reviews
       * advis dalam teknik pengendalian risiko dan pengendalian secara fisik
       * audit risiko dan asuransi
       * disaster recovery planning
       * studi kelayakan tentang captive
       * manajemen atau audit captive
       * prakiraan kerugian dan analisa cadangan
       * program self-insurance
       * studi interdependensi bisnis
       * penggunaan data industrial untuk komparasi dan benchmarking
         (Bobot 100%)

8. Sebutkan 7 (tujuh) informasi yang umumnya terdapat pada ikhtisar polis. (Ref : Chapter 5 – How Insurance Operates)

Jawaban yang disarankan :
            * alamat tertanggung
            * bidang usaha
            * jangka waktu asuransi
            * premi
            * batas pemberian ganti rugi
            * nomor polis
            * rujukan atas pengecualian khusus, kondisi atau jaminan perlindungan
            (Bobot 100%)


BAGIAN II

Jawaban harus mencakup namun tidak terbatas pada butir-butir jawaban yang disarankan dibawah ini.

Bobot nilai Bagian II adalah = Total bobot bagian II dibagi 4 dikali 75 % (hanya empat nomor jawaban pertama yang di beri bobot)

9. Dalam kaitan dengan self-insurance. (Ref : Chapter 1 – Relationship between Risk
and Insurance)

        a. Jelaskan alasan seseorang melakukannya
        b. Sebutkan 6 (enam) keuntungannya
        c. Sebutkan 6 (enam) kerugiannya


Jawaban yang disarankan :

a. Alasan self-insurance antara lain: (Bobot 30%)
       * sebagai alternatif pembelian asuransi
       * sebagai tambahan dimana first layer atau proporsi dari suatu klaim tidak diasuransikan  dalam pasar konvensional
      * mereka merasa cukup kuat secara finansial untuk menanggung kerugian-kerugian tersebut
      * biaya untuk itu, dengan cara memupuk dana, lebih rendah dibanding tingkat premi  komersial tidak harus menanggung biaya administrasi dan laba perusahaan asuransi
      * exposure-nya terhadap kerugian melibatkan kejadian dalam jumlah yang banyak tapi  dengan tingkat kerugian yang cukup rendah (high frequency – low severity) kerugiannya cukup dapat diprediksi (predictable) 

b. Keuntungannya – 6 di antara berikut (Bobot 35%)
     1. Premi lebih murah
     2. Bunga hasil investasi dana menjadi milik mereka sendiri
     3. Biaya preminya tidak mengalami kenaikan akibat pengalaman klaim yang buruk dari  perusahaan lain
     4. Terdapat insentif langsung untuk memperkecil dan mengendalikan risiko kerugian
     5. Tidak akan ada perselisihan timbul dengan perusahaan asuransi tentang klaim
     6. Mereka, sebagai organisasi yang besar pada umumnya, telah memiliki personel bidang asuransi yang berkualifikasi untuk mengelola dana tersebut.
     7. Keuntungan dari dana tersebut dimasukkan dalam pembukuan mereka

c. Kerugiannya – 6 di antara berikut (Bobot 35%)
    1. Sebuah kerugian katastropis dapat terjadi, menghabiskan seluruh dana yang tersedia dan 
mungkin mengakibatkan organisasi/perusahaan tersebut dilikuidasi
   2. Dampak agregat dari beberapa kerugian dalam satu tahun dapat mempunyai pengaruh yang sama seperti kerugian katastropis, khususnya pada awal-awal pemupukan dana tersebut
   3. Modal diikat untuk jangka pendek, sebagai investasi yang mudah dicairkan, mungkin tidak dapat memberikan imbal/hasil sebagus investasi yang lebih baik rentangnya pada perusahaan asuransi
  4. Mungkin diperlukan peningkatan jumlah staf asuransi yang dipekerjakan dengan suatu biaya tambahan
  5. Kehilangan kesempatan mendapatkan saran teknis dari perusahaan asuransi dari wawasan/pengalamannya yang lebih luas atas banyak perusahaan dan bidang yang beragam
  6. Statistik klaim organisasi tersebut dibuat dari dasar yang terlalu sempit untuk suatu prediksi dapat dibuat dengan mantap atas biaya klaim yang akan datang
  7. Mungkin timbul kritikan dari pemegang saham dan departemen lain :  
        + atas transfer modal yang besar untuk memupuk dana dan atas biaya dividen tahun  tersebut
        + atas hasil investasi yang rendah dari dana tersebut dibandingkan dengan hasil yang dapat diperoleh jika jumlah modal tersebut diinvestasikan dalam bidang produksi  organisasi tersebut
8. Dalam masa tekanan finansial, dapat timbul godaan untuk meminjam dari dana tersebut,  sehingga melemahkan keamanan yang telah diciptakannya
9. Tekanan dapat terjadi pada manajer dana tersebut, untuk membayar kerugian-kerugian di  luar jaminan (pembayaran ex-gratia) mengakibatkan berkurangnya dana bagi tujuan yang  semula ditetapkan membuat analisa statistik menjadi lebih sulit
10. Prinsip dasar asuransi, yaitu penyebarab risiko, menjadi hilang
11. Kontribusi yang dibuat ke pundi dana tidak memenuhi syarat sebagai biaya dalam hal pajak  korporasi, sedangkan pembayaran premi diperbolehkan

10. Jelaskan 7 (tujuh) karakteristik dari risiko yang dapat diasuransikan. (Ref : Chapter 2 – General Nature of Insurance)

Jawaban yang disarankan : (Bobot masing-masing 14%)

(1) Fortuitous ( tidak di sengaja )
      * Terjadinya peristiwa/kejadian harus sepenuhnya tidak terduga sepanjang  sepengetahuan Tertanggung
      * Tidak mungkin untuk mengasuransikan suatu peristiwa yang pasti akan terjadi tidak melibatkan ketidakpastian (uncertainty) kerugian, sehingga tidak ada pengalihan  risiko berlangsung
         Contoh : + keausan (wear and tear) dan depresi
                      + tindakan sengaja Tertanggung

(2) Finansial value
     * Hakikat dari asuransi adalah tindakan sebagai suatu mekanisme pengalihan risiko dan  memberikan kompensasi finansial atas kerugian asuransi tidak menghilangkan risiko,  tetapi menjamin perlindungan finansial terhadap konsekuensinya
     * risiko yang diasuransikan harus menimbulkan suatu kerugian yang dapat diukur secara  financial
contoh : segala kerusakan material pada, atau pencurian atas, harta benda

(3) Insurable interest
* hubungan yang diakui hukum antara Tertanggung dan kerugian finansial tersebut
* tidak dimungkinkan seseorang mengasuransikan harta benda orang lain agar bilamana harta benda tersebut hilang atau rusak dia, selain pemilik harta benda tersebut, akan  menerima kompensasi atau ganti rugi

(4) Homogeneous exposures
  *atas jumlah yang cukup dari exposures terhadap risiko sejenis, perusahaan asuransi  dapat memprakirakan besar kerugian yang diperkirakan jika jumlah risiko sejenis kurang memadai, penetapan premi yang diperlukan menjadi lebih bersifat ‘dugaan’ dibanding suatu perhitungan matematis

(5) Pure risks
  situasi dimana hanya ada kemungkinan kerugian; tidak ada kemungkinan keuntungan; maksimal tetap pada posisi yang sama seperti sebelum peristiwa tersebut terjadi
* speculative risk umumnya diambil dengan harapan akan suatu keuntungan; dan
penyediaan asuransi dapat menjadi disinsentif untuk berupaya tidak dapat
diasuransikan

(6) Particular risks
Risiko yang sifatnya personal, baik dari segi sebab maupun dampaknya
contoh : kebakaran, kecelakaan kerja, kecelakaan kendaraan bermotor
* Fundamental risk
penyebabnya di luar kendali manusia; dan dampaknya dirasakan banyak orang
umumnya tidak dapat diasuransikan beberapa gejala alam dapat diasuransikan
secara selektif; berdasarkan letak geografis

(7) Public policy
* suatu kontrak tidak boleh bertentangan dengan apa yang dianggap masyarakat sebagai suatu hal yang benar dan secara moral harus dilakukan.
* kontrak untuk membunuh seseorang tidak dapat diterima
* perbuatan kriminal yang dilakukan seseorang tidak dapat diterima untuk diasuransikan
* masyarakat tidak akan menerima seseorang yang dapat menghidari hukuman


11. Dalam kaitan dengan syarat-syarat polis (conditions). (Ref : Chapter 5 – How
Insurance Operates)

      a. Sebutkan 8 (delapan) hal pokok yang tercakup dalam kondisi umum (general conditions)
      b. Jelaskan 2 (dua) contoh implied conditions
      c. Jelaskan yang dimaksud dengan:
            (i)   conditions precedent to the contract
            (ii)  conditions subsequent to the contract
            (iii) conditions precedent to liability

 
Jawaban yang disarankan :
a. Kondisi umum dalam polis – 8 di antaranya (Bobot 40%)
       1. Kondisi yang menyatakan bahwa Tertanggung akan mematuhi semua ketentuan polis
       2. Persyaratan bahwa tertanggung memberitahu Penanggung atas setiap perubahan risiko
       3. Prosedur yang harus diikuti pada saat klaim (mis. batas waktu pelaporan klaim)
       4. Dampak dari kecurangan (fraud)
       5. Tertanggung harus mengambil segala tindakan yang wajar untuk memperkecil risiko  kerugian atau kerusakan atau timbulnya tanggung jawab
       6. Pengaturan arbitrase (penyelesaian perselisihan)
       7. Prinsip kontribusi
       8. Pembatalan polis
       9. Batas waktu penyampaian data akhir bagi perhitungan premi adjustable

b. Implied conditions – 2 contoh di antara berikut : (Bobot 30%)
        * obyek yang diasuransikan nyata-nyata ada dan dapat diidentifikasi
        * Tertanggung mempunyai insurable interest
 Tertanggung mempunyai hubungan  finansial dengan obyek yang diasuransikan mendapat manfaat apabila harta benda/kepentingan tersebut tidak hilang atau rusak menderita kerugian atas  hilang atau rusaknya; atau timbulnya tanggung jawab
        * utmost good faith ,kewajiban untuk mengungkapkan semua fakta yang material dalam pembentukan suatu kontrak asuransi

c. (i) Conditions precedent to the contract (Bobot 30%)
 kondisi yang harus dipenuhi sebelum pembentukan kontrak itu sendiri jika dilanggar, terdapat keraguan atas validitas keseluruhan kontrak tersebut

(ii) Conditions subsequent to the contract, kondisi yang harus dipenuhi ketika kontrak tersebut berlaku
 mis. kondisi tentang  penyesuaian premi, atau pemberitahuan perubahan risiko

(iii) Conditions precedent to liability,kondisi yang berkaitan dengan klaim dan harus dipenuhi bagi keabsahan (validitas) suatu klaimmis. Pemberitahuan segera atas klaim dengan cara yang sesuai


12. Jelaskan 5 (lima) hal pokok yang umumnya diuraikan seorang risk surveyor dalam survey report yang dibuatnya. (Ref : Chapter 6 – Underwriting Insurance and Risk Sharing)

Jawaban yang disarankan :
5 hal pokok dalam survey report (Bobot masing-masing 20%)
(i) Deskripsi yang lengkap tentang risiko
* termasuk gambar denah lokasi, proses produksi, keterangan rinci tentang Tertanggung, dsb

(ii) Penilaian tingkat risiko
* mempertimbangkan semua faktor bahaya (hazard) yang relevan, baik moral hazard maupun physical hazard
* memberi gambaran kepada underwriter atas tingkat risiko yang ditawarkan
* komentar tentang harta benda sekitar, yang dapat mempengaruhi tingkat risiko

(iii) Pengukuran MPL (Maximum Probable Loss) atau EML (Estimated Maximum Loss)
 besaran maksimum kerugian yang diperkirakan oleh surveyor hanya atas kerugian akibat kebakaran tanpa memperhitungkan adanya fasilitas pemadamam kebakaran atau fitur bagus lainnya untuk memberikan gambaran kepada underwriter atas maksimum kerugian yang mungkin terjadi dari suatu peristiwa kebakaran

(iv) Rekomendasi untuk pencegahan kerugian (loss prevention)
 surveyor menjelaskan kepada Tertanggung langkah-langkah yang perlu diambil untuk melindungi risiko bisa dalam bentuk persyaratan (requirement) dimana Tertanggung harus memenuhinya agar jaminan perlindungan diberikan

(v) Pandangan surveyor tentang kecukupan asuransi yang diminta
* Tanggung jawab terletak pada Tertanggung untuk memastikan bahwa jaminan yang diminta telah memadai
* Dalam banyak cabang asuransi, berarti kecukupan harga pertanggungan (property), batas ganti rugi (liability)
* Underwriter ingin memastikan bahwa Tertanggung tidak mengasuransikan di bawah harga (under-insurance)


13. Dalam kaitan dengan penentuan premi yang sesuai, jelaskan. (Ref : Chapter 6 – Underwriting Insurance and Risk Sharing)
a. 5 (lima) aspek yang harus dipenuhi agar kontribusi premi tersebut wajar dan mencerminkan tingkat risikonya
b. 4 (empat) pertimbangan bisnis yang harus diperhatikan


Jawaban yang disarankan :
a. 5 aspek dalam penentuan premi yang sesuai (Bobot 60%)
(i) Cukup untuk membayar klaim yang diperkirakan (expected claims)
* Perusahaan asuransi mengestimasi tingkat klaim yang diperkirakan
* Tidak mungkin untuk mendapatkan suatu angka yang pasti berapa yang harus dibayar untuk klaim berdasarkan jumlah kejadian, perusahaan asuransi dapat membuat penilaian yang cukup akurat atas kemungkinan biaya klaim/kerugiannya minimal, premi harus cukup untuk membayar klaim yang diperkirakan tersebut

(ii) Cukup untuk membuat suatu estimasi dari klaim yang belum dibayar (outstanding claims)
* Tidak semua klaim dapat dibayar dalam satu tahun yang sama dengan saat premi dibayarkan
 premi harus memperhitungkan klaim yang masih harus diselesaikan pada akhir tahun

(iii) Cukup untuk membentuk cadangan premi
* Kemungkinan terdapat kondisi darurat (contigencies), di luar kendali perusahaan asuransi, yang mungkin melibatkan suatu kewajiban untuk membayar klaim pada suatu waktu di masa yang akan datang perusahaan asuransi memupuk cadangan premi (reserves) untuk keperluan ini

(iv) Cukup untuk membayar semua biaya
* Biaya operasional perusahaan asuransi termasuk :
       + gaji karyawan
       + biaya kantor dalam segala bentuk
       + promosi dan iklan
       + komisi
 Premi yang terkumpul dari masing-masing Tertanggung secara agregat harus cukup untuk menutup biaya operasional tersebut

(v) Cukup untuk menghasilkan laba
* Umumnya perusahaan asuransi harus bisa mempertanggungjawabkan kepada –para pemegang saham dan memberikan imbalan yang layak atas investasi mereka pada perusahaan tersebut
* Bagi perusahaan mutual, para anggota bagaimanapun tetap mengharapkan suatu jumlah surplus yang layak

b. 4 pertimbangan bisnis dalam menetapkan premi yang sesuai (Bobot 40%)
(i) Inflasi
        * Perusahaan asuransi harus waspada atas perubahan nilai uang
        * Klaim akan dibayarkan di kemudian hari, dari premi yang diperoleh pada hari ini
 biaya penyelesaian suatu klaim dapat meningkat, bukan karena meningkatnya besaran klaim itu sendiri, tetapi semata-mata karena turunnya nilai uang

(ii) Suku bunga pinjaman
        * Perusahaan asuransi adalah investor dana yang cukup besar
        * Dana ini akan menghasilkan pendapatan investasi yang cukup besar yang mana perusahaan asuransi bergantung padanya

(iii) Nilai tukar mata uang
         * Ketika terjadi lalu lintas uang antar batas negara, maka muncul risiko nilai tukar mata uang
        * Juga terjadi dalam hal premi yang dibayar Tertanggung tidak sesuai dengan mata uang yang disepakati sebagai harga pertanggungan (yang menjadi batas tanggung jawab atas pembayaran klaim)

(iv) Kompetisi
* Penetapan premi yang terlalu tinggi akan berakibat kehilangan bisnis, tetapi sebaliknya, penetapan premi yang terlalu rendah tidak akan cukup untuk membayar klaim


14. Dalam kaitan dengan reasuransi treaty, jelaskan. (Ref : Chapter 6 – Underwriting Insurance and Risk Sharing)
a. 2 (dua) bentuk reasuransi proporsional beserta metode perhitungan preminya
b. 2 (dua) bentuk reasuransi non-proporsional beserta metode perhitungan preminya


Jawaban yang disarankan :
a. 2 bentuk reasuransi treaty proporsional (Bobot 50%)
(i) Quota share
* suatu proporsi yang pasti dari setiap risiko sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian treaty akan direasuransikan
* contoh
Penanggung langsung (direct office) sepakat untuk mereasuransikan 80%; maka jika harga pertanggungan suatu risiko adalah USD 100.000 maka direct office akan menahan/menanggung sendiri USD 20.000 dan mereasuransikan USD 80.000

(ii) Surplus
* Direct office dapat menetapkan berapa besar dari suatu risiko yang akan ditahan sendiri (retensi)
 dihitung berdasarkan kerugian finansial yang diperkirakan
* Direct office dapat mencari fasilitas reasuransi yang ditetapkan dalam lines
           1 line = retensi direct office
 fasilitas reasuransi berupa kelipatan dari line tersebut
* misal.
         Retensi direct office = USD 20.000 => 1 line
         retensi = 1 line =Treaty 10 lines USD 20.000
         surplus = 10 lines = USD 200.000
                                                            -----------------
kapasitas akseptasi risiko direct office = USD 220.000

Penetapan premi
              * straightforward
              * proteksi reasuransi berupa suatu proporsi yang tetap klaim dan premi dibagi dalam proporsi yang sama tersebut
             * overidding commission
diberikan reasuradur kepada direct office sebagai kompensasi atas biaya-biaya yang dikeluarkan direct office : biaya survey, promosi dan iklan, komisi perantara
berupa persentase dari premi asal
             * profit commission
diberikan reasuradur kepada direct office jika bisnis reasuransi tersebut ternyata bagus hasilnya

b. Reasuransi non proporsional (Bobot 50%)
 reasuradur setuju untuk membayar jumlah melebihi dan di atas (in excess of) suatu jumlah yang direct office setuju untuk menahannya (reatain)

2 bentuk reasuransi treaty non proporsional
(i) Excess of loss
* direct office membayar kerugian USD x pertama dari suatu kejadian, dan reasuradur membayar USD y di atas USD x tersebut
* misal
direct office membayar USD 5.000 atas setiap kerugian yang timbul dari suatu kejadian dan mempunyai treaty yang menjamin USD 45.000 di atas (in excess of) USD 5.000

(ii) Stop loss (excess of loss ratio)
* reasuransi melindungi suatu portfolio risiko secara keseluruhan, bukan secara individual
* ketika loss ratio suatu cabang asuransi melebihi suatu angka tertentu, reasuradur setuju untuk membayar loss ratio berupa klaim sebagai persentase terhadap  premi loss ratio 50% mis. premi USD 100, klaim USD 50 
* reasuradur tidak menanggung penuh jumlah kerugian di atas loss ratio loss ratio yang disepakati menghindari hilangnya insentif bagai direct office untuk  berhati-hati dalam sisi underwriting maupun klaimnya
 mis. reasuradur akan  membayar 75% dari jumlah yang melebihi loss ratio yang disepakati

Penetapan premi
* biaya pada akhirnya yang ditanggung reasuradur hanya akan dapat diketahui ketika kalim telah dibayar bisa sampai beberapa tahun sesudah peristiwa kerugian terjadi
* premi yang dibebankan kepada direct office harus cukup untuk menutup tingkat kerugian yang diperkirakan, biaya administrasi termasuk komisi pialang, dan laba bagi reasuradur
* premi ditetapkan dengan perkalian antara suatu suku premi (rate) atas premi langsung dari direct office
* suku premi (rate) berdasarkan pengalaman masa lalu, yang juga digunakan sebagai dasar premi masa yang akan datang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar